Selasa, 26 Agustus 2014

MOTOR BENSIN "Tune-Up"


JOB SHEET
Mata Kuliah Motor Bensin
( Tune-Up )


A.   Tujuan praktek
a.    Mahasiswa mengetahui fungsi di laksnakannya Tune- up pada kendaraan
b.    Mahasiswa mengetahui proses kerja Tune- up
c.    Mahasiswa mampu melaksanakan langkah kerja Tune-up secara kesuluruhan

B.   Alat dan Bahan
a.    Alat
v  Kunci shock satu set
v  Kunci pas ring satu set
v  Tune-Up tester set
v  Fuller gauge
v  Palu-palu
v  Obeng satu set
v  Alat pembersih
v  Tang penjepit
b.    Bahan
a)    Satu buah mesin Toyota seri 5K

C. Langkah Kerja Tune-Up
a.    Memeriksa air radiator
v  Buka tutup radiator dengan cara diputar, kemudian lihat air radiator dari lubang pengisi air. Jika air radiator kurang tambahkan secukupnya dengan air yang bersih.
v  Waktu memeriksa air radiator periksa juga kualitas airnya, jika airnya kotor sebaiknya diganti dengan air yang bersih, jika air berminyak berarti terjadi kebocoran oli yang berhubungan dengan sistem pendingin.
v 
Periksa juga kebocoran air radiator dengan memeriksa rembesan air pada bagian luar radiator maupun pada selang-selangnya.

b.    Memeriksa oli mesin
v  Pemeriksaan oli mesin meliputi volume oli dan kondisi oli. Volume oli harus memenuhi batas minimal yang ditentukan.
v  Jika oli mesin kurang tambahkan dengan oli yang kekentalannya sama. Sebaiknya oli yang ditambahkan tersebut mereknya sama unttuk menghindari reaksi kimia yang dapat merugikan kondisi kerja mesin.

c.    Kondisi visual mesin
Amati dengan teliti kondisi visual mesin. Pastikan bahwa mesin benar-benar aman untuk dihidupkan. Mesin dikatakan aman untuk dihidupkan jika pemeriksaan mesin menunjukkan hal-hal sebagai berikut:
v Tidak ada kabel yang tersangkut.
v Tidak ada kabel busi yang tidak terpasang.Pemasangan kabel-kabel busi sudah benar sesuai dengan urutan pengapiannya.
v Tidak ada peralatan apapun yang terletak di atas mesin. Baut dan mur terpasang dengan baik.
v Tidak ada kebocoran bahan bakar.
v Oli mesin dan air radiator cukup.
Setelah itu mesin dihidupkan dalam keadaan stasioner. Jangan menghidupkan mesin langsung pada putaran tinggi karena pelumasan belum sampai ke seluruh komponen mesin. Pada saat mesin dalam keadaan bunyi perhatikan beberapa hal sebagai berikut:
1)    Bunyi gesekan
2)    Bunyi ketukan
3)    Getaran mesin
4)    Asap knalpot
Setelah mesin bunyi beberapa menit maka selanjutnya mesin dioffkan.
d.    Periksa saringan udara
v Bukalah penutup rumah saringan udara dengan melepas baut pengikatnya dengan menggunakan kunci ring 10 serta keempat klem penguncinya.
v Setelah saringan dilepas periksalah secara visual kemungkinan saringan basah atau sudah terlalu kotor, kalau sudah kotor semprotlah dengan udara kompresor dan kalau sudah terlalu kotor gantilah dengan yang baru.

e.    Periksa platina
v Bukalah tutup distributor
v Buka rotor
v Sebelum platina dilepas maka terlebih dahulu putarlah pully crankshaft sampai platina puncak membuka atau di puncak cam.
v Longgarkan baut pengikat platina dengan menggunakan obeng plat.
v Buka mur pengikat kabel platina pada terminal platina pada distributor dengan menggunakan kunci ring 8.
v Periksalah kondisi platina apabila sudah tipis sebaiknya diganti dan kalau kotor gosoklah dengan amplas gosok yang halus.
v Pasanglah kembali platina dengan memasang kabel pada terminalnya dan diikatkan dengan mur yang menggunakan kunci ring 8.
v Sebelum kedua baut pengikat  platina dikeraskan maka aturlah celah platina  dengan menggunakan fuller gauge ketebalan 0,40 mm, selanjutnya keraskanlah baut pengikatnya dengan menggunakan obeng plat.
v Pasanglah rotor pada dudukannya.
v Pasanglah tutup distributor.

f.     Periksa busi
v Bukalah busi satu persatu.
v Periksalah elektroda busi, apabila kotor bersihkanlah.
v Periksalah celah busi, ukurlah dengan menggunakan fuller gauge dengan celah 0,70 mm.
v Pasanglah kembali busi dan keraskan dengan menggunakan kunci busi.
v Pasang kabel busi dengan menggunakan FO-1-3-4-2.

g.    Periksalah kondisi baterai
v Bukalah tutup aki satu persatu dan periksa tinggi air aki dan apabila kurang maka tambahkan.
v Periksa terminal positif dan negatif kemungkinan berterak atau terminalnya longgar.

h.    Menyetel celah katup
v Bukalah tutup kepala silinder dengan menggunakan kunci ring 14.
v Lepas tali gas dengan menggunakan kunci pas 12.
v Lepas slang katup PVC.

Ada dua cara penyetelan katup :
1)  Dengan memutar poros engkol untuk mendapatkan piston pada posisi top kompressi masing-masing. Cara ini banyak membutuhkan tenaga dan waktu, karena harus memutar pulli sesuai dengan banyaknya silinder. Saat posisi top kompressi katup IN dan EX harus dalam keadaan menutup rapat.
2)  Dengan memutar poros engkol untuk mencari piston top kompressi silinder 1 dan silinder lain yang diperlukan sesuai dengan proses kerja mesin.

v Dengan menggunakan cara yang kedua stellah katup dengan urutan Top 1 adalah 1-2-3-5, dan untuk Top 4 adalah 4-6-7-8 dengan menggunakan fuller gauge celahnya EX 0,30 mm dan IN 0,20 mm.
v Cara menyetelnya dengan melonggarkan mur penyetel dengan menggunakan kunci ring 12 dan baut penyetel dengan menggunakan obeng plat.
v Setelah semua katup telah selesai distel celahnya selanjutnya control semua kembali mur pengikatnya kemungkinan masih ada yang longgar.

v Pasanglah tutup kepala silinder dan keraskan baut pengikatnya dengan menggunakan kunci ring 14.
v Pasanglah slang katup PCV.
v Pasanglah tali gas dan keraskan murnya dengan menggunakan kunci pas 12.

i.      Periksa tali kipas
v Longgarkan baut penyetel pada alternator dan keluarkan tali kipas.
v Periksalah tali kipas kemungkinan retak atau sudah mau putus.
v Pasang kembali tali kipas dan stellah kekencangannya sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan pada tiap kendaraan, apabila tali kipas longgar, tidak dapat memutar kipas secara maksimal.
j.    Menghidupkan kembali mesin
Setelah semua langkah penyetelan telah selesai dilaksanakan maka sekarang mesin dihidupkan dalam keadaan stasioner dengan menyetel :
v Putaran idlenya sesuai dengan spesifikasi.
v Carilah saat penyetelan yang tepat dengan menggunakan timing light.
v Setelah semua dianggap normal kembali maka alat dikumpul dan tempat kerja dibersihkan.


1 komentar: